Israel merasakan dampak besar dari gempa bumi yang terjadi di Yunani. Gempa berkekuatan besar ini mengguncang sejumlah kota di wilayah timur Laut Tengah, termasuk Israel. Meskipun episentrum gempa berada di laut dekat pantai Yunani, getaran gempa terasa hingga ke negara tetangga, Israel.
Gempa ini tercatat dengan kekuatan magnitudo 6,8 dan terjadi pada pagi hari, sekitar pukul 07:45 waktu setempat. Di Israel, empat kota besar terkena dampak langsung, yaitu Tel Aviv, Haifa, Eilat, dan Be’er Sheva. Di Tel Aviv, pusat ekonomi dan budaya Israel, beberapa gedung perkantoran mengalami kerusakan kecil, sementara di Haifa, sejumlah bangunan di kawasan pelabuhan mengalami keretakan. Di Eilat dan Be’er Sheva, warga melaporkan merasa guncangan yang cukup kuat, namun kerusakan infrastruktur relatif minimal.
Pemerintah Israel segera mengaktifkan tim tanggap darurat dan mulai melakukan pemantauan di seluruh wilayah yang terdampak. Meski gempa ini menyebabkan ketegangan dan kepanikan di kalangan warga, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, beberapa orang mengalami luka ringan akibat kecelakaan kecil yang terjadi saat gempa berlangsung.
Otoritas setempat juga menghimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. Sementara itu, tim ahli dari Kementerian Energi Israel juga sedang berkoordinasi dengan otoritas Yunani untuk memverifikasi dampak lebih lanjut dari gempa ini di wilayah Laut Aegea dan sekitarnya.
Peristiwa ini menunjukkan bagaimana gempa bumi di kawasan seismik dapat mempengaruhi negara-negara yang berdekatan, meskipun tidak berada langsung di pusat gempa.










